Selasa, 01 Mei 2018

Wanita Terpedihku.

terima kasih sudah menyadarkanku arti kehidupan, terima kasih juga karena telah memberitahuku bahwa dalam kehidupan bukan cuma sekedar untuk mencari kebahagiaan. aku datang untuk menyembuhkan lukamu, agar terjaga dan kembali menjadi jati dirimu yang sebenarnya lagi. aku ingat wajahmu, aku ingat senyummu serta lembut kasihmu. maaf karena aku tidak bisa menahan perasaan yang ada, aku sayang kamu, aku tidak ingin melihat kamu merengek menangis pada dinginnya malam. aku juga tidak ingin melihatmu murung di cerahnya pagi. aku ingin melihatmu bahagia, tertawa lepas tanpa ada beban yang menyiksa. jika kamu merasa sedih dan kesal, datanglah padaku, aku selalu ada di garis terdepan. aku tidak akan mundur bahkan cuma satu tapak kaki, akulah orang pertama yang ingin melihat senyum indahmu. tetaplah seperti ini jangan pernah berubah sedikit dan  bahkan sedetikpun, karena perasaanku terlahir hanya untukmu.

sumampir. purwokerto utara 2018

Jumat, 31 Maret 2017

Anak Kecil Juga Butuh Pengawasan Lebih

Hello jumpa lagi dengan saya penulis catatan absurd untuk memenuhi tugas dari dosen hahha. Postingan kemarin saya sudah singgung tentang masalah teknologi yang ada di Indonesia. Tapi kali ini saya akan membuka kartu untuk kelebihan dan kekurangan teknologi baru pada anak-anak. Ya mungkin anak-anak suka penasaran dengan teknologi yang sudah ada berbeda dengan orang yang sudah lanjut usia kebanyakan mereka cuek tentang teknologi baru. Anak-anak berbeda dengan orang tua atau remaja karena anak-anak masih terlihat polos tentang kehidupan yang luas ini hahaha, adapun itu anak-anak juga harus bisa memanfaatkan teknologi yang sudah ada agar memudahkan dalam hal belajar atau menemukan hal yang baru. Teknologi sepertinya tidak ada berhentinya untuk mendapatkan sasaran kemajuan teknologi tersebut, contohnya anak-anak sekarang lebih canggih memainkan gadgetnya dibandingkan orang tua yang sudah gaptek. Di sisi lain ada anak-anak yang menggunakan teknologi dengan hal yang negatif seperti melihat video porno, kecanduan bermain game online dan masih banyak lagi negatif teknologi buat anak-anak.
Ada beberapa respon dari para ahli terkait New media di bidang pendidikan :
  1. Menurut Seymor Papert (1993) berpendapat bahwa komputer dan mendia membawa bentuk-bentuk baru dalam belajar. Hadirnya komputer membuat kebiasaaan anak-anak menjadi malas dalam belajar dan membuat mereka frustasi belajar dengan metode kuno.
  2. Menurut Spigel (1992) dia berpendpat bahwa media digunakan sebagai alat pengembangan pendidikan anak, namun disisi lain mencegah mereka agar melakukan kegiatan yang lebih sehat.

Pandangan dari para ahli tersebut sudah menunjukan ada segi positif dan negatif dalam hal pendidikan. Karena zaman sekarang anak-anak menyukai hal yang baru seperti belajar di media internet, belajar dari media internet membuat mereka tidak mudah bosan berbeda dengan belajar metode kuno. Karena belajar dari media internet diberikan fasilitas yang memadai jadi seakan-akan anak-anak belajar sambil bermain. Tapi dilihar dari segi negatif anak-anak tidak bisa mencari lingkungan di luar karena mereka terlalu menekuni media internet di dalam gadget mereka. Anak-anak zaman sekarang kurang adanya sosialiasi dengan teman sebaya tapi lebih mementingkan dengan gadget mereka.
Bukan Cuma dari segi pendidikan, teknologi sudah merambat dalam segala bidang contohnya permainan, banyak terdapat permainan online yang sudah ada di internet seperti Point Blank, Dota, Ninja Saga, Mobile Legends. Permainan online itulah yang membuat anak-anak susah bermain di luar rumah melainkan mereka suka bermain di Warnet (warung internet) yang tarifnya Rp. 5000/jam. Kehidupan anak-anak sekarang sudah tercampuri media baru sehingga mereka lupa akan permainan tradisional seperti bermain gundu, iglong, gerobak sodor, gelatik. Permainan tradisional itu sangat terkenal pada masanya, dari permainan itulah banyak masyarakat yang terlibat seperti perumahan yang jadinya ramai, tidak egois. Karena mereka semua bersosial tidak sibuk dengan gadget mereka sendiri. Ini juga bisa dijadikan pelajaran, kenapa sih masyarakat sekarang terkenal egois berbeda pada zaman dahulu? Ya seharusnya kita sendiri bisa introspeksi dari apa yang telah kita lakukan, sekarang kita lebih sibuk dengan gadget sendiri dibanding tetangga sebelah, yang dekat semakin jauh yang jauh semakin jauh. Mungkin itu kata yang sangat pas buat kehidupan zaman sekarang, seharusnya kita bisa mengurangi menggunakan media dan internet. Anak-anak juga belum bisa memilih mana yang baik dan mana yang benar karena di internet semua ditampilkan dari yang salah hingga benar.
Tapi ada juga dari permainan online membuat anak-anak berfikir lebih imajinasi dan membuka perspektif mereka. Karena tidak hanya membuat kita jadi malas tapi bisa membuat kita menjadi rajin karena permainan online. Kenapa bisa demikian karena para ahli mengkaji tentang permainan online bagi anak-anak diantaranya :
  1. Aarseth (2001) dan lain-lain berpendapat, hanya mengimpor konsep dan metodologi dari studi media lama ke analisis media baru seperti game pada komputer bisa positif menyesatkan. Misalnya, gagasan tentang "identifikasi" diambil dari kajian film mungkin dalam tepat ketika datang ke karakter yang hanya perangkat untuk memasukkan pemain ke dalam permainan.
  2. Stallybrass (1992) menggunakan karya Adorno dan Benyamin untuk mengembangkan teori bermain sebagai bentuk regresi kekanak-kanakan yang dipromosikan oleh budaya konsumen kapitalis, sehingga beberapa permainan sudah diadopsi sifat-sifat yang berbau kapitalisme, seperti pengakuan yang luas atas hak-hak pribadi, pemilikan alat-alat produksi di tangan individu, individu bebas memilih pekerjaan atau usaha yang dipandang baik bagi dirinya.

Nah kajian dari para ahli diatas menunjukan permainan tidak hanya membuat kita malas, tapi dari permainan tersebut pola pikir anak-anak berubah seiringnya berjalan waktu. Ada yang sudah dewasa pada umurnya dan ada yang dewasa sebelum umurnya, dilihat dari mereka memecahkan masalah di permainan online mereka. Karena anak-anak juga diuji untuk memecahkan beberapa masalah dari tiap permainan online sehingga membuat pola pikir mereka berubah, dari permainan online juga mereka bisa mendapatkan teman dari luar sekolahnya, itu bisa menambah relasi mereka buat kehidupan kedepannya. Permainan online memang banyak yang sudah digunanakn anak-anak mulai dari genre action hingga strategy. Terkadang permainan strategy butuh pemikiran yang jauh lebih cerdar dari anak-anak pada umumnya, permainan ini seperti mencari topic permasalah dari tiap chapter dan menemukan kata/benda kunci untuk membuka ke chapter berikutnya.
Ya mungkin kembali pada anak-anak tersebut untuk mengatur waktu mereka dengan dunia internet dan dunia nyata, karena sangat berbeda jika disamakan begitu saja. Dan juga pengawasan orang tua adalah yang paling penting untuk memantau perkembangan anaknya, karena orang tua selalu ada disamping mereka setiap saat dan setiap waktu. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan pada orang tua umumnya, karena dari internet sifat dan sikat bisa berubah.
Mungkin sekian catatan singkat dari saya, saya mengerjakan tugas ini bukan di laptop sendiri melainkan di warnet -_- karena saya lagi pulang kampung dan ingat tanggung jawab mengerjakan tugas Teknologi Komunikasi, jadi tidak masalah saya kembali ke warnet tempat favorit saya pada sewaktu SMP hahaha. Oke tetap jadi pembaca setia di blog saya yaa, tetap sehat dan sukses selalu, gomenasai.


Jumat, 24 Maret 2017

Manfaatkan Teknologi, Indonesia!

Heloo jumpa lagi dengan saya suka mencatat hal yang absurd, di catatan tugas yang peratama saya sudah mencatat Apa perbedaan virtual dengan dunia nyata? Catatan yang kedua ini saya akan menjelaskan tentang Pesimisme vs Optimisme. Yap di dunia ini siapa sih yang tidak mempunyai lawan? Malam aja punya pagi, jelek-ganteng, tinggi-pendek dan masih banyak yang lainnya. Begitu pun dengan optimism dan peisimisme itu saling berlawanan seperti magnet bertolak belakang. Mulai saja ya materinya daripada saya kebanyakan ngetik ngelantur, nanti tidak nyambung.
Internet, iya internet sekarang sudah menyebar sampai ke penjuru dunia. Mulai dari kalangan bawah sampai atas, mulai dari kalangan burjo sampai rumah makan. Semuanya menggunakan internet agar mereka tidak ketinggalan zaman.

Ada dua perspektif mengenai internet ada Optimisme dan Pesimisme.
Pandangan keduanya memiliki perbedaan yang sangat jauh, karena pespektif ini ada dampak positif dan negative dari setiap perspektif. Negara kita sendiri harusnya mempunyai pandangan yang luas agar, masyarakat tidak tertinggal dengan teknologi dan menghasilkan masyarakat yang maju dan tidak tertinggal dengan Negara lain. Kekurangan Indonesia memang dari segi teknologi, dibandingkan dengan Negara lain teknologi emang kita kurang tetapi dari sumber daya manusia negara kita unggul, nah dari keunggulan ini kita tidak bisa memanfaatkan teknologi yang ada. Bayangkan jika negara kita memanfaatkan teknologi, sumber daya manusia kita banyak, dan mengelola sumber daya dengan baik & benar, negara kita sekarang sudah seperti Amerika serikat bahkan diatas mereka. Melalui internet memang banyak keunggulan, keunggulannya seperti kita bisa mendapatkan informasi dengan cepat, mempunyai relasi dengan media sosial yang ada. Tapi di sisi lain internet juga mempunyai kekurangan yang berdampak fatal bagi pertumbuhan negara kita seperti banyak anak-anak atau remaja mengakses videoe porno sehingga menyebabkan pola berfikir mereka jadi kotor, bisa disebut juga viktor (fikiran kotor) hahahahaha. Banyak fakta ataupun data yang menunjukan Indonesia masih diantara perspektif optimis dan pesimis. Seperti dilansir viva.co.id tentang masyarakat pengguna internet.

Data Internet Indonesia, Pengguna Anak-anak Mengejutkan
Anak usia 10-15 tahun sudah banyak yang mengakses internet.
Senin, 24 Oktober 2016 | 18:05 WIB

VIVA.co.id – Ada yang menarik dari hasil survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) terkait pengguna internet pada 2016. Anak-anak Indonesia mulai bersentuhan dengan internet.
Berdasarkan statistik pengguna internet Indonesia, APJII mengklasifikasikan sembilan kategori usia dari anak-anak hingga orang tua. Hasilnya, generasi produktif dengan umur 25-29 tahun menjadi yang teratas dengan jumlah 24 juta.
Angka 24 juta tersebut disaingi oleh pengguna internet pada kisaran 35-39 tahun. Kemudian disusul di belakangnya 30-34 tahun yang mencapai 23,3 juta.
Lalu, di bawahnya secara berurutan diikuti oleh 20-24 tahun (22,3 juta), 40-44 tahun (16,9 juta), 15-19 tahun (12,5 juta), 45-49 tahun (7,2 juta), 50 tahun ke atas (1,5 juta), dan 10-14 tahun dengan 768 ribu.
Statistik pengguna internet Indonesia dilihat dari usia itu merupakan dari jumlah total pengguna internet Indonesia 132,7 juta. Angka pengguna internet tersebut mengalami pertumbuhan 51,8 persen dari survei APJII 2014 dengan mencatat 88 juta pengguna.
"Ini cukup mengejutkan, anak dengan umur sekitar 10-15 tahun sudah mengakses internet. Ini jadi pekerjaan rumah bagi kita untuk mendorong internet sehat dan lebih bagus lagi. Karena, selama ini filter konten masih kurang memuaskan," ucap Ketua APJII, Jamalul Izza di Jakarta, Senin 24 Oktober 2016.
Dari hasil survei APJII tentang pengguna internet 2016, pemblokiran situs tertentu masih jauh dari memuaskan, sebab 69,2 persen responden atau 91,8 juta menyatakan belum cukup puas, sedangkan yang menyatakan sudah memuaskan hanya 30,2 persen atau 40 juta pengguna.
"Mereka (anak-anak usia 10-14 tahun) belum bermain di media sosial, mereka malah sering menonton video, salah satunya di YouTube," ucap Jamal.
Konten media sosial yang sering dikunjungi yaitu Facebook 54 persen (71,6 juta), Instagram 15 persen (19,9 juta), dan YouTube 11 persen (14,5 juta).
Media sosial merupakan jenis konten internet yang paling diakses dari jenis konten internet lainnya dengan mencapai 97,4 persen atau 129,2 juta. Lalu di belakangnya hiburan 96,8 persen (128,4 juta), berita 96,4 persen (127,9 juta), pendidikan 93,8 persen (124,4 juta), komersial 93,1 persen (123,5 juta), dan layanan publik 91,6 persen (121,5 persen).

Data diatas menunjukan bahwa yang menggunakan internet bukan hanya kalangan remaja tetapi anak-anak juga mengakses internet dengan kegunaan yang menyimpang. Seharusnya pihak orang tua juga mengawasi apa yang anaknya lakukan, seperti tidak boleh membelikan handphone pada SD. Disini peran orang tua sungguh vital untuk melindungi anaknya dari bahaya Internet, jika orang tua mampu mengawasi anaknya dengan baik maka tidak ada perilaku menyimpang dari anaknya. Karena masyarakat Indonesia masih membutuhkan penyaringan untuk sistem internet bagi anak-anak maupun dibawah umur, pasalnya Indonesia situs bokep ramai dikunjungi oleh remaja yang umur masih belum cukup untuk mengakses website tersebut. Semoga mengakses internet di Indonesia tidak hanya untuk hal yang negative tetapi juga untuk hal yang positive. Seperti catatan saya datas karena tiap perspective mempunyai kekurangan dan kelebihannua masing-masing.

Mungkin sekian catatan absurd, semoga kalian suka dengan postingan saya yang tidak berisi ini, semoga Indonesia menjadi negara yang kaya dan bisa memanfaatkan teknologi untuk bersaing dengan negara lain. Tetap sehat, tetap semangat, jaga kesehatan biar bisa posting di blog. Okeyy see you.

REFERENSI

Rabu, 22 Maret 2017

Holiday Seru

Hallo sahabat bloggers gimana nih UAS kalian lancar apa kurang? Lancar kali ya nyonteknyaaa, memang sih disaat UAS kebanyakan semua mahasiswa lagi dilanda pusing-pusingnya entah itu pusing mikirin materi, pusing nyari contekan, dan pusing telat transferan dari orang tua  hahaha. Soalnya saya udah ngalamin sendiri dari ketiga pusing tersebut yang lebih pusing adalah “Telat transferan dari orang tua” gimana mau ngeprint materi kalau duit aja belum di transfer kan? L
Udah lah lupain transferan orang tua soalnya setelah UAS bakal ada yang namanya LIBURAN, mantappp. Semua mahasiswa pasti sudah tidak sabar dengan yang namanya liburan, setelah bersusah payah mencari ilmu selama 6 bulan butuh perjuangan, butuh pengorbanan, butuh kasih sayang dan butuh uang, lagi-lagi uang. Udah itu cuma pengalihan isu kembali ke topik liburan. Seperti yang kalian ketahui liburan memang mengasyikan jika kita benar-benar memanfaatkan liburan tersebut, ada juga yang selama liburan kerjaanya nonton drama korea hayoo siapa ngaku wkwk liburan seperti itu tidak produktif asal kalian tahu aja yaaaa. Liburan yang produktif tuh ada tipsnya, disini saya akan memaparkan tips liburan yang produktif, simak baik-baik borrr.



1.     Masalah waktu

Tips yang pertama adalah masalah waktu. Kenapa? Karena waktu itu sangat penting, kita tidak bisa mengembalikan waktu yang sudah berjalan. Sama halnya liburan kita butuh waktu yang tepat untuk liburan bersama teman, keluarga apalagi pacar sorry yang jomblo yaa tersinggung. Banyak orang memanfaatkan waktu liburannya dengan malas-malasan tidur-tiduran, seharusnya itu tidak baik karena waktu liburan adalah waktu yang sangat tepat untuk merefresh otak kita yang sudah bekerjan selama 6 bulan.

2.      Tentukan destinasi

Tips yang kedua beda dengan yang pertama karena tips ini sudah merencakan kemana yang ining kita tuju, sebaiknya ini direncanakan sebelum agar pas liburan tinggal otw. Karena jika kita baru memikirkan destinasi pada saat liburan banyak kerugian seperti Hotel penuh, hotel penuh kan repot nanti tidur di pom bensin hahaha.

3.      Duit

Tips yang terakhir yaitu tips yang paling ditakutin bagi yang punya dompet tipis, karena uang itu segala-galanya disaat liburan. Waktu udah pas, tujuan destinasi juga udah ada tapi ada satu yang kurang duitnya kosong hahaha. Pinter-pinter kita saja memanage uang, kan kita tahu sendiri sebelum liburan sebaiknya menabung dengan rajin biar bisa beli mobil, bukan maksudnya buat liburan. Punya uang banyak kan enak kita bisa kemana-mana mulai dari zimbabwe sampai cilacap, ada uang ada kesenangan.


Seperti itulah tips buat liburan kalian agar produktif, mulai dari sekarang rencanain liburan mau kemana sama siapa, janga liburan cuma malas-malasan nonton tv, nonton drama korea. Liburan seperti itu bukan di hari libur juga bisa yaa. Oke mungkin sekian tips dari saya manfaatkan liburan kalian refreshing otak kalian sebelum menghadapi semester berikutnyaa, semangat.

Literasi Media

Bicara tentang Literasi Media pada zaman sekarang memang tidak asing lagi, banyak khalayak yang menikmati media tanpa memikirkan efek sampingnya. Hello saya disini akan menjelaskan Literasi Media, apa sih Literasi Media itu? Kemampuan untuk memahami, menganalisis, dan mendekonstruksi pencitraan media. Kemampuan untuk melakukan hal ini ditujukan agar pemirsa sebagai konsumen media (termasuk anak-anak) menjadi sadar (melek) tentang cara media dikonstruksi (dibuat) dan diakses. Ini menurut wikipedia loh, masih banyak pengertian-pengertian dari para ahli. Cari sendiri yaaaaaa haha
Sebelum kita menikmati media kita harus perlu mencegah efek samping dari media tersebut, saya punya tips trick nih buat penikmat hyper media. Simak baik-baik yaa guys :




1. Memperkuat Pengalaman
Banyak remaja-remaja labil suka banget menikmati media tapi mereka tidak tahu efek samping dari media tersebut, mereka berfikir kalau menggunakan media jadi famous dan mengikuti trend. Di otak kita tertanam bahwa media adalah sarana hiburan. Tetapi, seiring berjalannya waktu, kita harus mengubah pandangan tersebut untuk menjadikan media bukan hanya sarana hiburan, melainkan sarana untuk mencari informasi yang bersifat positif. Seringnya kita memilah informasi di media, maka akan menjadi pengalaman tersendiri yang akan berguna di kehidupan social kita. Harusnya seperti itu kegunaan media buat memperkuat pengalaman serta menambah informasi bukan malah ngumbar kemesraan di media sosial hahahaha

2. Membatasi Pilihan
Saat kita menggunakan media sepertinya tidak ada batasan, bebas lepas tanpa batas tapi itu kembali pada diri kita sendiri bukan berarti bebas kita boleh mengakses media seenaknya, media itu pilihan semuanya ada. Kita milih hal yang baik atau yang buruk semuanya ada tergantung kita pilihannya yang mana, pinter-pinter aja yaa disaat mengakses media ada sebuah pepatah, Hidup itu pilihan jadi jangan sampai terjebak oleh media yaa guysss.

3. Memperkuat Persepsi
Di media banyak sekali informasi yang buat kita jadi menambah wawasan, agar tidak mudah tertipu juga guyss haha. Dari media kita ambil sisi postifnya terus dikembangkan Agar kita tidak mudah mendapat kesimpulan setelah menerima suatu informasi dari media masa, baik positif maupun negatif. Kita juga harus mempunyai persepsi dari diri kita masing-masing terhadap informasi tersebut. Cermatilah dengan baik tentang media yaaaa.


Mungkin itu tips & trick mujarab agar kalian bisa membentengi dengan media, gunakan dengan bijak yaa jangan asal menggunakan media. Media memang hiburan tapi media juga tempat kita belajar dan mencari Ilmu. “Whoever controls the media, controls the mind” 
 
Jim Morrison

Fenomenal Vlog

Hallo sahabat bloggers sebelumnya kalian tahu belum sih apa itu Vogging eh bukan maksudnya vlogging, ya semacem video kehidupan sehari hari gitu. Di Indonesia fenomenal vlogging sedang marak, dari kalangan artis sampai youtubers serta anak remaja yang doyan narsis. Kamu pengen tahu lebih tentang vlog ga sih? Biar kaya youtubers zaman sekarang contohnya SkinnnyIndonesian24, Chandra Liow dan masih banyak youtubers lainnya. Mau tahu lebih banyak tentang vlog, yuk kita cari tahu dulu apa itu vlog.

Vlog itu apa?
Vlog itu sebuah video dokumentasi tentang jurnalistik yang berada di dalam web berupa kehidupan sehari hari, opini, pikiran, aktivitas dan kegiatan lainnya. Semacam dokumenter pribadi yang ngevideoin. Kalau dipikir-pikir lebih enakan nonton vlog ketimbang nonton TV yang acaranya kurang berkualitas, cuma video dokumenter tapi berkesan bermanfaat. Kan sekarang Anjovi bilang Youtubers itu lebih dari TV, semua bisa berekspresi di Media tanpa perlu adanya sensor gitu, hahaha.
Sekarang bukan cuma Youtubers kok yang bisa bikin vlog, semuanya juga bisa bikin vlog dengan alat yang sederhana tidak mesti yang bagus dan canggih, cukup sederhana tapi bermakna. Pakai kamera HP juga bisa zaman sekarang sudah canggih sudah maju tinggal kita yang action. Vlog juga sekalian belajar buat ngomong di depan kamera yang bercita cita jadi artis biasakan bikin vlog biar tidak gampang nervous.
Asal kamu tahu aja ya Vlog itu video blog Artinya, seorang blogger yang memposting kegiatan sehari-harinya tapi tanpa harus menggunakan video, biasanya kan blogger menggunakan tulisan ditulis di Blognya, tapi sekarang sudah berbeda artikel pun didokumentasikan lewat video. Menurut di Internet sejarah Vlog sendiri sudah ada sejak tahun 2000. Dimulai oleh Adrian Miles memposting video yang mengubah text pada gambar diam dan menggunakan kata vlog yang merujuk pada video blog yang ia posting. Dan di tahun 2004, Steve Garfield meluncurkan video blognya sendiri dan menyatakan bahwa tahun itu adalah tahunnya video blog. Namun hingga tahun 2005, belum banyak pengguna internet terutama Youtuber yang menggunakan media ini. Tapi berbeda seperti RadityaDika, Andovi da Lopez, dan yang menghebohkan akhir-akhir ini adalah awkwarin telah mewarnai dunia Vlog indonesia. Siapa tahu kamu juga ingin mengikuti jejak mereka.
Vlog sendiri memiliki konsep layaknya citizen journalism. Sangat mirip hanya saja memiliki beberapa topik yang tidak begitu terkait langsung dengan dunia jurnalisme. Serperti beberapa Youtuber kita memang mengambil topik komedi, satu lagi topik short film, ada yang benar-benar cuma rutinitas sehari-hari yang selalu di posting di Youtube. Bahkan ada yang juga gamer, fashion, dan lain sebagainya.

Kesulitan vlog adalah konsistensi. Berbeda dengan Blog, Vlog dituntut memiliki konsistensi yan benar-benar tepat. Karena vlog membuat blogger tersebut otomatis menjadi artis di channel Youtubenya sendiri. Sedangkan blog, tidak harus selalu konsisten. Karena memang medianya berbeda. Bayangin aja kamu bikin satu vlog diunggah di Youtube dan banyak yang nonton, viewers tertarik dengang vlog kamu tapi kamu tidak konsisten dengan Vlog tersebut yang ada para subscribe akan berhenti mengikuti saluran kamu.  Nah jadi gitu sahabat bloggers jadilah orang yang konsisten dengan segala sesuatu, tertarik untuk bikin vlog? Pengen jadi youtuber terkenal seperti nama-nama diatas? Then, let’s start your own vlog.

Jumat, 17 Maret 2017

Jangan Samakan Virtual dengan Dunia Nyata

Hallo saya disini akan menuliskan tentang sebuah catatan penting dalam hidup saya, catatatan yang berharaga, catatan yang bernilai ribuan kata, dan ribuan makna. Sebelum saya menulis catatan ini saya berterima kasih dengan dosen yang memberi pengetahuan yang begitu penting sehingga saya bisa mencatatat ilmu saya dan di arsipkan di blog agar para pembaca juga merasakan ilmu yang sama. Catatan saya mulai saja dengan menjelaskan apa itu Virtual Community dan juga Org Comunity ini pada semua kalangan kalian sudah merasakan keduanya, sebelumnya pengertian virtual sendiri yaitu Virtual adalah dunia yang biasanya kita sebut sebagai dunia maya atau cyber space yaitu  sebuah dunia komunikasi berbasis computer yang menawarkan realitas baru. Jadi, Komunitas Virtual adalah sebuah komunitas yg terbentuk dan tergabung dari berbagai element yang biasanya memiliki hobby yang sama dan menyalurkan semua yang berkaitan dengan  hobbinya tersebut melalui sebuah dunia maya yaitu Virtual.
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html