Jumat, 17 Maret 2017

Jangan Samakan Virtual dengan Dunia Nyata

Hallo saya disini akan menuliskan tentang sebuah catatan penting dalam hidup saya, catatatan yang berharaga, catatan yang bernilai ribuan kata, dan ribuan makna. Sebelum saya menulis catatan ini saya berterima kasih dengan dosen yang memberi pengetahuan yang begitu penting sehingga saya bisa mencatatat ilmu saya dan di arsipkan di blog agar para pembaca juga merasakan ilmu yang sama. Catatan saya mulai saja dengan menjelaskan apa itu Virtual Community dan juga Org Comunity ini pada semua kalangan kalian sudah merasakan keduanya, sebelumnya pengertian virtual sendiri yaitu Virtual adalah dunia yang biasanya kita sebut sebagai dunia maya atau cyber space yaitu  sebuah dunia komunikasi berbasis computer yang menawarkan realitas baru. Jadi, Komunitas Virtual adalah sebuah komunitas yg terbentuk dan tergabung dari berbagai element yang biasanya memiliki hobby yang sama dan menyalurkan semua yang berkaitan dengan  hobbinya tersebut melalui sebuah dunia maya yaitu Virtual.

Sedangkan comunity sendiri bisa dikatakan sebuah adalah sekumpulan individu yang biasanya memiliki minat yang sama. Sebuah komunitas biasanya terbentuk karena memiliki kebutuhan yang sama (ataupun tidak) pada sebuah minat tertentu. Sebuah komunitas atau club biasanya diawali dengan berkumpul bersama. Awalnya dengan beberapa orang (minimal 2 orang) yang saling kenal, memiliki minat yang sama dan kemudian berkembang dan anggotanya pun bertambah. Itulah pengertian-pengertian dari virtual dan comunity, ya menurut saya media sudah berkembang dari jamannya sering mengirim surat menggunakan kantor pos tapi sekarang tidak mesti menunggu lama untuk berkomunikasi secara berjauhan. Sekarang semuanya menggunakan gadget dan dilengkapi aplikasi-aplikasi yang bisa mengirim pesan tanpa menunggu beberapa hari, aplikasinya diantaranya : BBM messsenger, line, Whatssap dan masih banyak aplikasi-aplikasi yang lainnya. Nah disini saya akan menjelaskan sebuah komunitas virtual yang pernah saya ikuti dan bergabung dengan mereka.
Sebuah komunitas yang berkumpulnya fans dari tiap klub sepak bola di dalam komunitas itu tiap minggu biasanya dibuka debat terbuka untuk menguji sejauh mana kita menyukai club tersebut. Di dalam grup tersebut mulai dari Sabang sampai Merauke berkumpul untuk membahas club yang dibelanya, kadang disitu terdapat provokasi yang membut debat semakin memanas tapi tidak sampai membawa SARA, disini debat sehat seperti komentator sepak bola yang mengomentari club yang sedang bertanding. Hahaha suka aja sih ngeliat orang berargumentasi sampai emosi pada saat debat, disitu saya menemukan kesenanagan yang tidak bisa ditemui di dunia nyata. Komunitas ini terbentuk pada tahun 2008, komunitas ini dibikin di media sosial yang bernama Facebook, karena dulu facebook masih banyak digemari dikalangan remaja. Tetapi saya baru masuk komunitas itu pada tahun 2012 pada saat SMP kelas 9. Saya masuk komunitas itu diundang teman karena menurut dia, saya sendiri tergolong fanatik membela club yang disukainya. Saya sendiri menyukai Manchester United dari kecil dan juga tahu tentang sejarah club tersebut sehingga pada saat debat saya tidak kekurangan topik obrolan buat melawan lawan. Kelebihan virtual comunity pada saat itu saya merasa memsuki komunitas ini mendapatkan banyak teman yang satu hobby ataupun teman yang satu fansclub. Terkadang komunitas itu juga sering mengadakan kopdar yaitu kopi darat yang didadakan di daerah masing-masing, dari situ juga saya bisa menemukan teman yang awalnya dari virtual tapi di dunia nyata juga saya mendapatkan teman juga. Mendapatkan banyak teman dari virtual itu memang hal yang biasa karena sesama hobby dan masuk dikomunitas yang sama hal itu membuat kita tidak fikir panjang untuk menjadi teman atau rekan mereka. Mulai dari hobby kesukaan yang membuat semua menjadi gampang untuk mendapatkan teman. Tapi di dalam komunitas itu juga ada hal yang tidak boleh asal dilakukan seperti :
1.      Tidak boleh menyangkut SARA
2.      Tidak boleh adanya provokasi
3.      Tidak boleh out of topics
Mungkin 3 peraturan tersebut memang ada di semua komunitas virtual soalnya dari ketiga peraturan itu menyangkut ke semuanya bukan Cuma komunitas Sepak Bola, jika ada salah satu member yang ketahuan melanggar peraturan maka akan di keluarkan dari grup itu dan tidak boleh masuk di komunitas tersebut. Tapi biasanya ada yang sudah melanggar dan dikeluarkan tapi yang dikeluarkannya bikin akun baru dan masuk ke komunitas tersebut. Menurut saya orang seperti itu Cuma bikin keributan atau tidak cari sensasi untuk mendapatkan pamor di komunitas tersebut.
Saya sangat menyukai berada di komunitas tersebut, dan mungkin berada di komunitas tersebut saya menjadi pribadi yang berbeda. Mungkin pada saat di komunitas itu saya menjadi pribadi yang lebih kritis terhadap komentator dari fans yang lain. Sudah hal yang wajar jika seseorang menggunakan identitas palsu, karena mereka menyembunyikan hal yang nyata untuk tidak ditampilkan di dunia virtual. Bicara mengenai identitas palsu itu  sudah banyak di media jaman sekarang, contohnya ada orang yang menggunakan profil picture yang lebih bagus/cantik di media padahal itu filter agar orang lain tertarik. Ada kalanya identitas palsu menguntungkan dan merugikan saat netizen berkomentar kontra di portal berita mereka menggunakan akun palsu agar lebih gampang saat berkomentar dan tidak ada batasan saat berkomentar. Menurut saya identitas palsu itu digunakan dengan bijak agar tidak memancing amarah netizen lain, dan juga gunakan komentar dengan bijak jangan menjadi sok jagoan atau mencari nama di dunia virtual. Mencari nama di dunia virtual itu tidak akan mendapatkan apa-apa berbeda dengan di dunia nyata, mungkin jika di dunia nyata kita berprovokasi, membuat keributan kita bisa ditangkap pihak yang berwajib hahaha.

            Oke, sekian catatan pertama pengalaman saya tentang virtual comunity. Gunakanlah media dengan bijak jangan pernah samakan Virtual dengan dunia nyata agar hidup kita aman, tentram, damai dan jauh dari kebencian. Tetap sehat, jaga kesehatan, supaya bisa menulis catatan yang berikutnyaa. Bye, see you later.

1 komentar:

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html