Aku akan selalu mengingat hari terakhir kita, hari dimana tak akan ada lagi senyummu, Esok dan lusa
Malam ini aku akan menangis begitu Hebatnya. dan Esoknya aku akan terbangun dengan begitu Perihnya
Aku telah melukis wajahmu di Kanvas Ingatanku, dengan Kuas dari alis mataku dan Warna dari Air mataku, kamu telah tersimpan indah disudut terdalam di Hatiku
Aku akan selalu menyanjungmu mengagumimu dan menuliskan kata terperih yang pernah adakamu adalah alasanku untuk menjadi lebih kuat. Meski tetap saja kamulah kelemahanku
Saat wajahmu terbayang di mimpiku,Aku hanya akan tersenyum dari sini sambil berkata. Ya aku pernah mengenalnya, begitu dekat
Kita tidak ditakdirkan bersama, hanya ditakdirkan selamanya. Terlalu berharga untuk dipisahkan. namun terlalu indah untuk dipertemukan
Maafkan Anakmu yang Tak pernah mampu Melepaskanmu
Dan jangan Pernah Membayangkan Betapa Hancurnya Aku saat menulis ini. Kamu tak akan pernah mampu menahannya
Lukamu Biar Aku yang Teruskan
Selamat Tinggal Ayah

0 komentar:
Posting Komentar